Tari Sasmita Aji dengan Sapu Lidi Meriahkan HUT ke-7 Lumbung Berita

oleh -6 Dilihat
oleh

Pasuruan, BintangPatra.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Lumbung Berita di Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berlangsung meriah, Minggu (4/10/2026).

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian yakni Tari Sasmita Aji yang dibawakan anak-anak Sanggar Tari Shyeilah Puspita. Uniknya, para penari menggunakan sapu lidi sebagai properti dalam pertunjukan.

Sapu lidi tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap tarian. Properti itu dimaknai sebagai simbol “Sapu Jagat”, yang menggambarkan peran media dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat di berbagai penjuru.

Pimpinan Sanggar Tari Shyeilah Puspita, Siti Sa’adah, mengatakan pemilihan Tari Sasmita Aji dengan properti sapu lidi memiliki makna khusus.

Baca Juga :  Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Jadi ke-1096, Pasuruan Gelar Peringatan Meriah di GOR Raci

Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai salah satu pilar demokrasi. Karena itu, filosofi sapu lidi dalam tarian tersebut dianggap selaras dengan tugas media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami sengaja memilih tari yang membawa sapu lidi. Mengingat, selain menjadi pilar demokrasi, saya mengibaratkan bahwa peran media seperti Sapu Jagat, yang memberikan informasi ke seluruh penjuru negeri,” ujarnya.

Sanggar Tari Shyeilah Puspita yang beralamat di Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, juga menyatakan bangga dapat ambil bagian dalam perayaan HUT ke-7 Lumbung Berita.

Baca Juga :  PT Tirta Fresindo Jaya Bersama Kodim 0819 Bedah Rumah Warga Kejayan, Hadirkan Hunian Layak bagi Keluarga Hanifah

Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengenalkan seni tari kepada masyarakat serta ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Selain pertunjukan seni budaya, kegiatan HUT ke-7 Lumbung Berita turut dihadiri sejumlah tokoh dari unsur Forkopimda, organisasi masyarakat (ormas), LSM, insan media, hingga masyarakat sekitar.

Acara semakin meriah dengan pembagian doorprize serta pemberian santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

Pemimpin Redaksi Lumbung Berita, Masroni, menyampaikan apresiasi kepada Sanggar Tari Shyeilah Puspita yang telah ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Sosialisasi Pentingnya Kelestarian Alam Melalui Hutan Sekolah Oleh PT.Tirta Investama Berkolaborasi Dengan YSKI

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Sanggar Tari Shyeilah Puspita yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan acara,” katanya.

Masroni menilai seni tari merupakan bagian dari warisan leluhur yang harus terus dijaga. Menurutnya, kehadiran pertunjukan seni budaya dalam HUT Lumbung Berita menjadi bentuk sinergi antara insan media dengan upaya pelestarian budaya lokal.

“Kami ingin kehadiran seni budaya dalam HUT ke-7 Lumbung Berita ini menjadi bagian dari sinergi antara dunia media dengan upaya melestarikan budaya lokal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *