DPRD Pasuruan Gelar Paripurna, Bupati Rusdi Paparkan LKPJ 2025 dan Capaian Makro Daerah

oleh -0 Dilihat
oleh

Pasuruan, BintangPatra.com – DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (30/3/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat dan dihadiri 41 dari 50 anggota dewan, sehingga dinyatakan memenuhi kuorum. Hadir pula unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.

Dalam agenda utama rapat, Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo menyampaikan nota pengantar LKPJ 2025 didampingi Wakil Bupati.

Samsul Hidayat dalam sambutannya menyoroti sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Pasuruan sepanjang 2025. Menurutnya, Pemkab Pasuruan meraih berbagai penghargaan tingkat regional maupun nasional, mulai dari penghargaan pembinaan kelurahan dan desa, Innovative Government Award 2025, penghargaan Adiwiyata Nasional, hingga perlindungan konsumen pasar tertib ukur.

Baca Juga :  Jembatan Ambruk Saat Banjir, Aktivis Soroti Lemahnya Penanganan Pemkab Probolinggo

“Capaian paling penting adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian yang berhasil dipertahankan selama 12 tahun berturut-turut,” kata Samsul.

Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. DPRD berharap prestasi itu dapat terus dipertahankan pada tahun berikutnya.

Dalam pidatonya, Rusdi menjelaskan LKPJ 2025 memuat pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, program prioritas pembangunan, kebijakan strategis kepala daerah, serta tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun sebelumnya.

Baca Juga :  297 Pejabat Dilantik, Bupati Pasuruan Rombak Jajaran OPD

Menurut Rusdi, arah pembangunan 2025 difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan daya saing daerah untuk menopang transformasi ekonomi yang inklusif.

“Tiga prioritas pembangunan meliputi peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan ketahanan sosial ekonomi berbasis potensi lokal, dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik,” ujarnya.

Rusdi juga memaparkan indikator makro daerah berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan tercatat mencapai 5,66 persen atau naik 0,32 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  DPRD Pasuruan Gelar Paripurna Bahas RAPBD 2026, Fraksi Sampaikan Pandangan Umum

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 73,02, sementara umur harapan hidup mencapai 74,81 tahun.

Di sektor kesejahteraan, angka kemiskinan turun dari 8,69 persen pada 2024 menjadi 8,21 persen pada 2025.

Meski demikian, Rusdi mengakui rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Pasuruan masih berada di angka 7,47 tahun.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah dalam pembangunan sektor pendidikan,” katanya.

Paripurna LKPJ ini selanjutnya menjadi dasar DPRD untuk melakukan pembahasan lanjutan dan menyusun rekomendasi atas pelaksanaan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *