Ratusan Warga Antre Operasi Katarak Gratis Gelaran Kodim 0819/Pasuruan

oleh -28 Dilihat

Pasuruan – BintangPatra.com – Kodim 0819/Pasuruan menggelar operasi katarak massal di Rumah Sakit Hermina Pasuruan, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Juang TNI AD dan HUT Kodam V/Brawijaya, sekaligus menjadi bentuk pelayanan kesehatan gratis bagi warga yang mengalami gangguan penglihatan.

Pantauan di lokasi, warga sudah memadati area registrasi sejak pagi. Banyak dari mereka berasal dari kecamatan-kecamatan di wilayah Pasuruan dan telah lama menunggu kesempatan mendapatkan tindakan operasi tanpa biaya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Pasuruan Pasang Spanduk “Rawan Longsor” dan Lakukan Ramp‑Check pada Angkutan Wisata Jeep

Operasi katarak ini terlaksana melalui kerja sama Kodim 0819/Pasuruan dengan Yayasan Lentera Mata Indah.

Tim medis gabungan dari RS Hermina dan tenaga kesehatan mitra TNI melakukan pemeriksaan dan tindakan operasi secara bertahap.

Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Kohir, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Baca Juga :  Lapas Tulungagung Gelar Apel Siaga Dan Razia Gabungan Bersama Tni, Polri Dan Bnn Pesiapan Hari Raya Idul Fitri 1446 H Dan Peringati HBP Ke-61 Tahun

“Di momentum Hari Juang TNI AD ini, kami ingin hadir bukan hanya dengan seragam, tapi juga melalui kepedulian. Harapannya, semakin banyak warga yang kembali bisa melihat dengan jelas dan kualitas hidupnya meningkat,” kata Kolonel Kohir.

Dandim 0819/Pasuruan, Letkol Boga Bramiko, turut menegaskan bahwa TNI AD akan terus memperluas kegiatan sosial di bidang kesehatan.

Baca Juga :  Ada Apakah Dengan Bersandarnya Kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Adelaide L01 di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi

“Kegiatan ini merupakan perhatian nyata TNI terhadap kesehatan rakyat. Ke depan, kami akan memperluas jangkauan layanan sosial agar lebih banyak warga merasakan manfaatnya,” ujar Boga.

Kodim 0819/Pasuruan berharap program ini dapat membantu menekan angka kebutaan akibat katarak, yang masih menjadi salah satu penyebab gangguan penglihatan tertinggi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *