Jembatan Ambruk Saat Banjir, Aktivis Soroti Lemahnya Penanganan Pemkab Probolinggo

oleh -16 Dilihat
oleh

Probolinggo, BintangPatra.com – Penanganan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Probolinggo menuai kritik. Aktivis lingkungan menilai respons organisasi perangkat daerah (OPD) lamban dan tidak terkoordinasi, sehingga memperburuk dampak bencana.

Pegiat lingkungan Zainal Arifin menyebut pemerintah daerah gagal menunjukkan kesiapsiagaan menghadapi bencana ekologis. Menurutnya, lemahnya respons OPD berpotensi mengancam keselamatan warga.

Baca Juga :  Dari Limbah Sabut Kelapa ke Alas Kandang Higienis, Kolaborasi Lapas Tulungagung dan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Mendorong Kemandirian

“Ini bentuk inkompetensi pemerintahan. Harus ada evaluasi serius agar korban tidak terus berjatuhan akibat lemahnya kinerja OPD,” kata Zainal, pegiat Ranger Hutan SAE PATENANG Probolinggo. Kamis (22/1/2026).

Hal senada disampaikan Pembina Ranger Hutan SAE PATENANG, Sarful Anam. Ia menilai gerak cepat kepala daerah tidak diimbangi kinerja OPD di bawahnya. Sarful menyoroti kasus tewasnya remaja 17 tahun akibat jembatan ambruk diterjang banjir di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Sabtu (17/1/2025).

Baca Juga :  Jumat Berkah Makan Gratis Lapas Tulungagung, Kebersamaan di Hari Penuh Berkah

“Pasca kejadian, belum ada OPD maupun pihak kecamatan yang datang sekadar menyapa keluarga korban,” ujarnya.

Sarful juga menyinggung kabar perayaan ulang tahun salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo di tengah bencana, yang dinilai mencederai rasa empati publik.

Baca Juga :  Lapas Tulungagung Ikuti Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Oleh TPI Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, memastikan pemerintah daerah telah melakukan asesmen di lokasi jembatan ambruk.

“Sudah dilakukan asesmen. Langkah berikutnya pembersihan puing untuk pembangunan jembatan darurat,” kata Ugas melalui pesan WhatsApp.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *