Perangkat Desa Tampung Kecamatan Rembang Pasuruan Tak Kenal Lelah, Bersihkan Aliran Sungai di Hari Libur

oleh -273 Dilihat

Pasuruan – BintangPatra.com – Minggu 21/12/2025 Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, perangkat desa setempat menunjukkan komitmen yang luar biasa dengan membersihkan aliran sungai meskipun hari libur. Aksi ini merupakan bagian dari program rutin Desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai.

Kegiatan ini melibatkan gotong royong warga, perangkat desa, dan elemen masyarakat lainnya. Mereka bahu-membahu membersihkan sampah dan rumput liar di sepanjang aliran sungai, memastikan air dapat mengalir lancar dan mengurangi risiko banjir.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polres Pasuruan Kawal Gerakan Pangan Murah di Kejayan

Kepala Desa Tampung Sibro Mulasi menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa sungai kita tetap bersih dan sehat, sehingga warga dapat menikmati lingkungan yang nyaman,” ujarnya.

Kholilul selaku perangkat Desa Tampung Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapak Bupati H.M.Rusdi Sutejo.

Baca Juga :  Pemerintah Menaikan Gaji Guru Asn dan Non Asn Pada Tahun 2025

“Alhamdulillah kami sekarang mendapatkan program normalisasi dari Bapak Bupati Pasuruan M.H.Rusdi Sutejo, alhamdulillah semoga beliau di beri kesehatan, Pasuruan semakin makmur, khususnya Desa Tampung”kata Kholilul

Harapan dari pemerintah Desa Tampung kepada masyarakat dan petani harus sadar diri, karna tanggul-tanggul yang semula aliran sungai yang lebarnya 6m tanggulnya tinggal 2cm, ini faktor yang menyebabkan gagal panen bagi petani di musim penghujan yang mengakibatkan jebolnya beberapa tanggul yang mengakibatkan banjir karna ulah petani itu sendiri.

Baca Juga :  Hasil Quick Count LSI Denny JA,Paslon Nomor Urut 01 Ipuk - Mujiono Unggul dalam Pilkada Banyuwangi 2024

“Seandainya tanggulnya tetap lebar tidak akan mengakibat jebolnya tanggul dan sampai meluapnya air tersebut, kedepannya ayok menjadi petani yang cerdas jangan mementingkan egonya sendiri pikirkan petani yang lain”tambah Kholilul

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai.(Wafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *