Sapa Warga Binaan, Kalapas Berikan Arahan dan Penguatan

oleh -60 Dilihat
oleh

Probolinggo – BintangPatra.com – Suasana Masjid Darrul Awwabin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Probolinggo terasa berbeda pada Jumat (17/10) siang. Untuk pertama kalinya, Kepala Lapas Probolinggo yang baru, Bayu Muhammad, menyapa dan berdialog langsung dengan ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) seusai pelaksanaan salat Jumat berjamaah. Momen perdana ini menjadi langkah awal bagi Kalapas untuk membangun hubungan yang humanis dan harmonis di lingkungan lapas.

Baca Juga :  Domba Harapan: Kemandirian Warga Binaan Lapas Tulungagung Lewat Dorper & Texel

Dalam kesempatan tersebut, Bayu Muhammad tidak hanya memperkenalkan diri secara formal, tetapi juga berbaur akrab dengan para warga binaan. Pendekatan ini sengaja dilakukan untuk menghilangkan sekat antara pimpinan dengan warga binaan, sekaligus untuk menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan program pembinaan yang berfokus pada aspek keagamaan dan kemandirian sebagai bekal kembali ke masyarakat.

Kalapas Bayu Muhammad dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama untuk menciptakan lingkungan lapas yang kondusif.

Baca Juga :  Dari Limbah Sabut Kelapa ke Alas Kandang Higienis, Kolaborasi Lapas Tulungagung dan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Mendorong Kemandirian

“Saya di sini sebagai pimpinan baru, tetapi juga sebagai bapak dan sahabat bagi saudara-saudara semua. Di sinilah, di tempat pembinaan ini, kita sama-sama belajar mengenal siapa diri kita. Sesungguhnya melakukan segala sesuatu dengan ikhlas, karena dari keikhlasanlah lahir keberkahan bagi diri sendiri, sesama, dan lingkungan sekitar,” ujarnya

Baca Juga :  Lapas Kelas IIB Kota Pasuruan Gelar Razia Bersama TNI-POLRI di Minggu Akhir Bulan November

Sapaan hangat dari Kalapas baru ini disambut dengan antusias oleh para warga binaan. Mereka merasa lebih diperhatikan dan berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa perubahan positif, terutama dalam peningkatan kualitas program pembinaan. Langkah awal yang komunikatif ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk mewujudkan sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan suasana lapas yang aman, tertib, dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *