Tes Urine di Lapas Tulungagung: Komitmen Bersama BNNK Tulungagung Menuju Lapas Bersih dari Narkoba

oleh -103 Dilihat

Tulungagung – BintangPatra.com – Lapas Kelas IIB Tulungagung bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung melaksanakan kegiatan tes urine bagi seluruh petugas dan sampling Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (9/7). Kegiatan ini berlangsung di Aula R. Moestopo Lapas Tulungagung sebagai bentuk nyata komitmen dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Baca Juga :  Hasil Quick Count LSI Denny JA,Paslon Nomor Urut 01 Ipuk - Mujiono Unggul dalam Pilkada Banyuwangi 2024

Sebanyak 69 pegawai Lapas, 3 taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) yang sedang menjalani praktik kerja lapangan, serta 20 WBP mengikuti tes urine ini. Hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta negatif dari zat narkotika.

Pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.08.02-1033, yang menekankan pentingnya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari narkoba.

Baca Juga :  Petugas Gagalkan Penyelundupan Handphone Melalui Pelemparan di Lapas Tulungagung

Kepala Lapas Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menyampaikan bahwa kegiatan merupakan bentuk pengawasan integritas petugas serta deteksi dini terhadap potensi penyimpangan di dalam Lapas oleh warga binaan.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjadikan Lapas Tulungagung sebagai zona yang bebas dari narkoba. Tes urine ini adalah upaya preventif dan represif yang dilakukan secara berkala. Kami ingin memastikan bahwa baik petugas maupun WBP sama-sama berkontribusi menjaga lingkungan ini tetap bersih dan aman,” ujar Ma’ruf.

Baca Juga :  Kementrian imigrasi dan Pemasyarakatan RI Ditektorat Jenderal Pemasyarakatan

Melalui kegiatan ini, Lapas Tulungagung menegaskan posisinya bersama dengan Kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tulungagung dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba dan menjunjung tinggi integritas pemasyarakatan sebagai institusi yang profesional, akuntabel, dan humanis.(Wafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *