Satresnarkoba Polres Pasuruan Libatkan Perangkat Desa dalam Upaya Perangi Narkoba

oleh -7 Dilihat

Pasuruan – BintangPatra.com – Satresnarkoba Polres Pasuruan menggelar penyuluhan bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba untuk 50 perangkat Desa Gading Maju, Kecamatan Winongan.

Kegiatan ini digelar sebagai langkah memperkuat peran pemerintah desa dalam mencegah masuknya narkoba ke tingkat paling bawah.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan IPTU Yoyok Hardianto, S.H., M.H. mengatakan perangkat desa memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan tetap aman.

Baca Juga :  Hari Pertama Ops Zebra Semeru 2025, Satlantas Pasuruan Bagikan Susu Kepada Pengendara dan Anak Sekolah Yang Tertib Berlalu Lintas

“Perangkat desa harus menjadi garda terdepan dalam mengawasi dan melindungi warganya. Narkoba merupakan ancaman serius yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya. Jum’at (21/11/2025).

Penyuluhan menghadirkan dua pemateri, yakni KBO Satresnarkoba IPDA M. Fajar Indranata, S.H. dan Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H. Mereka membahas jenis narkoba yang umum beredar, faktor pendorong penyalahgunaan, hingga cara kerja jaringan pengedar.

Baca Juga :  2000 Personal TNI Dilibatkan Dalam Latihan Bersama Australian Defence Force (ADF) di Banyuwangi

Para peserta juga diberikan tips pencegahan serta penjelasan mengenai sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran.

IPTU Yoyok menambahkan bahwa modus peredaran narkoba di wilayah pedesaan kini makin beragam dan perlu diantisipasi.

“Ancaman narkoba tidak lagi menyasar kelompok tertentu saja. Semua lapisan masyarakat berpotensi menjadi target, sehingga edukasi harus diperkuat,” katanya.

Baca Juga :  Ciptakan Suasana Kondusif, Anggota Polsek Winongan Gelar Safari Ramadhan dan Ngaji Bareng di Masjid Raudhatul Huda

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Perangkat desa terlihat aktif bertanya mengenai pola peredaran di lapangan dan langkah konkret yang bisa diterapkan di lingkungan mereka.

Satresnarkoba Polres Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi serupa di desa-desa lain sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *